Bos Preman DENPASAR, BALI – Aparat kepolisian Resor Kota Denpasar berhasil mengamankan seorang pria yang diduga kuat sebagai bos preman yang selama ini meresahkan warga di sejumlah wilayah di Bali. Penangkapan ini dilakukan setelah serangkaian laporan dari masyarakat yang merasa terganggu dengan aksi-aksi intimidasi dan pemerasan yang diduga dilakukan oleh kelompoknya.
Kapolresta Denpasar, Kombes Pol. Bambang Yugo Pamungkas, dalam keterangan persnya membenarkan adanya penangkapan tersebut. “Kami telah mengamankan seorang pria berinisial ‘G’ yang diduga merupakan pemimpin dari kelompok preman yang selama ini membuat resah masyarakat. Penangkapan ini merupakan tindak lanjut dari laporan-laporan yang kami terima dan hasil penyelidikan intensif tim kami di lapangan,” ujarnya, Senin (5/5/2025).
Lebih lanjut, Kombes Pol. Bambang menjelaskan bahwa penangkapan dilakukan di sebuah lokasi persembunyian ‘G’ di kawasan Denpasar tanpa perlawanan berarti. Pihak kepolisian juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga kuat berkaitan dengan aktivitas premanisme yang dijalankan oleh kelompok tersebut.
“Kami mengapresiasi keberanian masyarakat yang telah melaporkan kejadian ini kepada pihak kepolisian. Informasi dari masyarakat sangat membantu kami dalam mengungkap kasus ini,” tambah Kapolresta. Pihaknya juga mengimbau kepada masyarakat yang merasa menjadi korban dari aksi premanisme untuk tidak ragu melapor kepada pihak berwajib.
Penangkapan ‘G’ ini disambut baik oleh warga Bali, khususnya mereka yang selama ini merasa tertekan dengan keberadaan kelompok preman tersebut. Banyak warga yang mengungkapkan rasa lega dan berharap dengan penangkapan ini, situasi keamanan dan ketertiban di Bali akan semakin kondusif.
Saat ini, ‘G’ masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolresta Denpasar. Pihak kepolisian tengah mendalami lebih lanjut keterlibatan ‘G’ dalam berbagai tindak pidana, termasuk dugaan pemerasan, intimidasi, dan aksi kekerasan lainnya. Polisi juga tengah mengembangkan penyelidikan untuk mengungkap anggota lain dari kelompok preman ini.
Langkah cepat dan tegas yang dilakukan oleh Polresta Denpasar ini menunjukkan komitmen pihak kepolisian dalam memberantas segala bentuk premanisme dan menjaga keamanan serta kenyamanan masyarakat Bali. Diharapkan, penangkapan ini memberikan efek jera bagi pelaku tindak kriminal lainnya dan menciptakan lingkungan yang lebih aman bagi seluruh warga dan wisatawan di Pulau Dewata.
