Insiden Kebakaran SPBU 2 Pria Jadi Korban di Bali

Sebuah insiden kebakaran yang mengejutkan terjadi di salah satu Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Bali, mengakibatkan dua orang pria menjadi korban kebakaran. Kejadian ini menjadi pengingat serius akan potensi bahaya yang mengintai di fasilitas pengisian bahan bakar, serta pentingnya kewaspadaan dan kepatuhan terhadap standar keselamatan. Pihak berwenang segera bergerak cepat untuk menangani situasi dan melakukan investigasi.

Insiden nahas ini terjadi pada hari Sabtu, 10 Mei 2025, sekitar pukul 15.30 WITA, di sebuah SPBU yang berlokasi di area padat lalu lintas. Menurut keterangan saksi mata di lokasi, api tiba-tiba muncul dari salah satu dispenser pengisian bahan bakar saat seorang pengendara motor sedang mengisi bensin. Api dengan cepat membesar dan menyambar dua pria yang berada di dekatnya. Petugas SPBU dengan sigap berusaha memadamkan api menggunakan alat pemadam api ringan (APAR) sementara warga sekitar membantu menjauhkan kendaraan lain dari lokasi.

Dua korban kebakaran tersebut, yang diidentifikasi sebagai Budi Santoso (35 tahun) dan Made Yoga (28 tahun), segera dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis. Budi Santoso menderita luka bakar serius pada tangan dan kakinya, sementara Made Yoga mengalami luka bakar ringan di beberapa bagian tubuhnya. Kondisi keduanya dilaporkan stabil dan sedang dalam perawatan intensif. Tim pemadam kebakaran dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Badung tiba di lokasi hanya dalam waktu 15 menit setelah laporan diterima, dan berhasil mengendalikan api sepenuhnya pada pukul 16.00 WITA.

Penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan oleh pihak kepolisian. Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek setempat, Inspektur Satu (Iptu) Wayan Adi, dalam keterangannya pada hari Minggu, 11 Mei 2025, menjelaskan bahwa dugaan awal mengarah pada korsleting listrik atau percikan api dari kendaraan yang sedang mengisi bahan bakar. “Kami telah mengamankan area kejadian dan mengumpulkan bukti-bukti. Beberapa saksi mata dan rekaman CCTV juga sedang kami periksa untuk mengetahui kronologi lengkap dan penyebab pasti insiden ini,” kata Iptu Wayan Adi. Kasus ini diharapkan menjadi pelajaran berharga bagi seluruh pengelola SPBU dan masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan saat berada di area pengisian bahan bakar guna mencegah terulangnya insiden yang dapat menimbulkan korban kebakaran dan kerugian.