Imbas Listrik Padam Bali, Mensesneg Kontak Bos PLN

Pulau Bali dilanda listrik padam total atau blackout pada Jumat, 2 Mei 2025, yang menyebabkan gangguan luas pada aktivitas masyarakat dan sektor pariwisata. Insiden ini, yang dipicu oleh gangguan sistem kelistrikan pada kabel laut Jawa-Bali, dengan cepat menarik perhatian pemerintah pusat. Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, segera mengambil tindakan dengan menghubungi Direktur Utama PLN untuk memastikan penanganan darurat dan pemulihan pasokan listrik.

Mensesneg Prasetyo Hadi, yang juga bertindak sebagai juru bicara presiden, menyampaikan keprihatinan atas insiden tersebut. Ia menekankan pentingnya pemulihan pasokan listrik secepat mungkin mengingat status Bali sebagai destinasi wisata internasional dan pusat ekonomi. Kontak langsung dengan bos PLN menunjukkan tingkat urgensi dan perhatian serius pemerintah terhadap dampak blackout ini.

Listrik Padam massal di Bali berdampak signifikan. Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai sempat mengalami keterlambatan pelayanan check-in, meskipun operasional penerbangan secara umum tidak terganggu karena adanya genset. Namun, sektor ritel dan restoran kecil yang tidak memiliki genset mengalami kerugian hingga 50%, dengan banyak pembatalan reservasi dari wisatawan.

PLN sendiri segera bergerak cepat setelah insiden terjadi. Gangguan teridentifikasi pada sistem penyaluran kabel laut, meskipun penyebab pastinya masih dalam penyelidikan. Ratusan personel PLN diterjunkan untuk melakukan perbaikan secara bertahap, dan upaya pemulihan terus dilakukan sepanjang malam. Hingga Sabtu dini hari, 3 Mei 2025, listrik di seluruh Bali berhasil dipulihkan secara menyeluruh.

Mensesneg mengapresiasi gerak cepat dan dedikasi tim teknisi PLN di lapangan yang bekerja tanpa henti untuk memulihkan listrik. Ia juga menyampaikan permohonan maaf atas nama Presiden dan pemerintah kepada masyarakat Bali atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan oleh blackout ini. Pernyataan ini bertujuan untuk menenangkan publik dan menunjukkan responsibilitas pemerintah.

Insiden ini menjadi pengingat penting akan vitalnya infrastruktur energi yang andal, terutama di wilayah yang sangat bergantung pada listrik untuk kegiatan ekonomi dan pariwisata. PLN terus berupaya meningkatkan keandalan sistem kelistrikan di Bali, termasuk melalui pemeliharaan rutin yang terkadang memerlukan pemadaman bergilir untuk memastikan sistem tetap prima.